Buah delima utuh bisa bertahan beberapa minggu di kulkas, sedangkan bijinya hanya beberapa hari setelah dikupas. Cara menyimpan buah delima agar tahan lama bergantung pada bentuknya: utuh, sudah dikupas, atau sudah diolah jadi jus. Salah cara simpan membuat biji berair cepat berjamur atau mengering.
Langkah 1: Pilih delima yang layak disimpan
Delima yang matang sempurna paling lama bertahan. Pilih buah yang kulitnya kencang dan berat saat diangkat. Bobot padat menandakan biji berisi air, bukan kering. Warna kulit tidak selalu jadi patokan karena tiap varietas punya warna berbeda, dari merah tua sampai kekuningan.
Hindari buah dengan kulit pecah, bercak lunak, atau tekstur penyok. Satu titik busuk bisa menyebar ke seluruh buah dalam hitungan hari.
Langkah 2: Simpan delima utuh
Delima utuh tidak perlu dicuci sebelum disimpan. Kelembapan di kulit memicu jamur. Kalau buahnya kotor, lap dengan kain kering saja.
- Bungkus tiap buah dengan kertas atau kantong berlubang agar ada sirkulasi udara.
- Taruh di laci sayur kulkas, bukan di rak kulkas biasa yang suhunya lebih dingin dan tidak stabil.
- Susun agar tidak saling bertumpuk atau berdesakan.
Disimpan begini, delima utuh umumnya bertahan dua sampai delapan minggu tergantung kondisi awal buah. Di luar kulkas, delima utuh hanya tahan sekitar satu minggu sebelum kulitnya mengerut.
Langkah 3: Kupas dan pisahkan bijinya
Kalau kamu ingin stok biji siap makan, kupas delima dengan teknik rendam air. Potong mahkotanya, iris kulit sepanjang ruas, lalu rendam buah dalam semangkuk air. Biji akan lepas dan turun ke dasar sementara kulit serta selaput putih mengapung. Cara ini lebih rapi dibanding memukul-mukul buah dengan sendok.
Keringkan biji dengan saringan atau tisu dapur sebelum disimpan. Biji yang masih basah cepat berjamur walau sudah masuk kulkas.
Langkah 4: Simpan biji delima di kulkas
Biji delima tanpa air bisa bertahan sekitar empat hari di kulkas. Supaya lebih lama, ada dua cara yang bisa dipilih.
- Wadah kedap udara: masukkan biji kering ke wadah tertutup, tutup rapat, simpan di laci sayur. Tambahkan tisu dapur di dasar wadah untuk menyerap sisa kelembapan.
- Rendam dalam air: taruh biji dalam wadah bersih dan tuang air matang sampai terendam. Cara ini bisa memperpanjang masa simpannya sampai sekitar seminggu. Ganti air setiap dua hari agar tidak berlendir.
Kedua cara ini bisa dipakai bersamaan dalam wadah terpisah supaya kamu tidak perlu mengupas delima lagi saat ingin makan.
Langkah 5: Bekukan untuk simpanan jangka panjang
Biji delima bisa dibekukan dan bertahan hingga berbulan-bulan. Bekukan dalam satu lapisan di atas loyang selama beberapa jam, baru pindahkan ke kantong kedap udara. Cara ini mencegah biji saling menempel jadi satu gumpalan besar.
Kalau ingin lebih praktis, bekukan biji dalam cetakan es batu bersama sedikit air atau jusnya. Blok kecil ini gampang dipakai untuk smoothie atau campuran minuman dingin.
Kalau ingin mengolahnya jadi jus
Jus delima segar sebaiknya diminum dalam satu sampai dua hari. Simpan dalam botol kaca tertutup di kulkas, isi hampir penuh untuk mengurangi paparan udara. Kalau kamu baru pertama kali mencoba, langkah lengkapnya ada di panduan cara membuat jus delima yang benar untuk pemula.
Untuk penyimpanan lebih lama, tuang jus ke cetakan es batu dan bekukan. Balok jus ini bertahan sampai berbulan-bulan dan bisa dilelehkan kapan saja.
Langkah 6: Ketahui tandanya sudah tidak layak
Delima yang mulai rusak biasanya menunjukkan satu dari beberapa tanda berikut.
- Tumbuh bercak putih, hijau, atau abu-abu berbulu di permukaan biji.
- Tercium aroma asam atau mirip fermentasi.
- Biji terasa berlendir dan warna kulitnya memudar.
- Kulit buah utuh mengeras seperti kayu, tanda isinya sudah kering.
Buang seluruh bagian yang sudah berjamur. Membuang bagian yang terlihat saja tidak cukup karena jamur menyebar lewat jaringan yang tidak terlihat.
Langkah 7: Atur urutan pemakaian
Beri label tanggal pada setiap wadah. Pakai dulu biji yang paling lama disimpan, baru buka stok yang baru. Kebiasaan ini membuat stok tidak menumpuk tanpa terpakai sampai akhirnya rusak.
Delima yang mulai layu tapi belum rusak masih bisa diolah menjadi jus, saus, atau campuran salad. Buah delima juga sering dipakai sebagai bahan pendamping untuk menjaga kesehatan jantung, seperti dijelaskan di artikel cara menurunkan kolesterol dengan buah delima.
Ringkasan
Penyimpanan delima bertumpu pada tiga hal: pastikan buah kering sebelum disimpan, pisahkan biji dari kulit dan selaputnya, lalu simpan di wadah kedap udara dalam suhu kulkas yang stabil. Untuk jangka panjang, bekukan dalam satu lapisan agar biji tidak menggumpal. Urusan kesehatan, termasuk konsumsi rutin untuk tujuan tertentu, tetap sebaiknya dikonsultasikan ke tenaga kesehatan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa lama biji delima bertahan di kulkas?
Sekitar empat hari jika disimpan kering dalam wadah tertutup. Kalau direndam air matang dan airnya diganti tiap dua hari, masa simpannya bisa mencapai sekitar seminggu.
Bolehkah menyimpan delima utuh di suhu ruang?
Boleh, tapi tidak lama. Delima utuh di suhu ruang umumnya bertahan sekitar satu minggu sebelum kulitnya mengerut dan bijinya mengering. Kulkas jauh lebih baik untuk penyimpanan lebih dari beberapa hari.
Apakah jus delima boleh disimpan di freezer?
Bisa. Tuang jus ke cetakan es batu, bekukan, lalu pindahkan baloknya ke kantong kedap udara. Jus beku bertahan berbulan-bulan dan tinggal dilelehkan saat dibutuhkan.